[ADD 01] Tasikmalaya, akhir Januari semoga bukan akhir segalanya
-hanya harapan
R111999
Pahit-pahitnya aku berhenti berharap, bukan berarti aku berhenti
mencintaimu. Karena kau sadar hidupku bukan main-main begitu pula dengan
keputusan hatiku yang teramat serius. Mungkin, aku tak semenarik dulu, saat aku
bahkan tak peduli dengan senyummu yang indah menatapku, tapi aku juga merindukan
kau yang dulu meski kau yang sekarang telah berhasil membuatku jatuh cinta.
Siluet ini membuatku tak bisa memejamkan mata dengan tenang,
selalu terasa menusuk, entah bagaimana menyembuhkannya. Aku terasa hina saat
beberapa hal terlintas dipikiranmu tentang kau dan senja kemarin yang kita
nikmati bersama, kopi yang harum dan penuh cinta dan kasih.
Malam ini aku bermaksud menanyakan keraguan, aku berharap
sikapmu ini hanya gurauan belaka, atau strategi kejutan di hari ulang tahun.
Kamu tau?? Aku begitu bersedih, jika kamu merasa perlakuanmu biasa dengan penuh
kehangatan. Berarti perasaanmu yang berbeda .. hatimu bukan aku lagi.
Sayang, pahamilah.. aku hanya rindu. Bukan menuntutmu tetap
bersamaku, hal itu terlalu indah bagiku. Saat kau merasa dingin dan memikirkan
dirimu sendiri atau bahkan bersandiwara, saling menyibukkan diri bukan saling
meluangkan waktu untuk dihabiskan bersama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar