Postingan Populer

Senin, 29 April 2019


REVIEW JURNAL

Review Jurnal Improvingwater - efficientirrigation : Prospects and difficulties of innovativepractices
Meningkatkan Irigasi yang Efisiensi akan Air :Prospek dan Kesulitan Praktik Inovativ
Judul
Improvingwater - efficientirrigation : Prospects and difficulties of innovativepractices
Jurnal
Agricultural Water Management
Nomor Jurnal
146 (2014) 84-94
Tahun
2014
Penulis
Les Levidow, Daniele Zaccaria, Rodrigo Maia, Eduardo Vivas, Mladen Todorovic,Alessandra Scardigno
Reviewer
Aditya Hamzah
Yuni Yulianti
Jenal Aripin
Rima Nur Rohmah
Rian Herdiana
Hilmi Muhammad Fadillah
Fikri Matin Al-Basith
(147011110)
(167011020)
(167011022)
(167011033)
(167011078)
(167011095)
(167011099)
Tanggal
20 November 2018

Tujuan Penelitian
Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik bagaimana praktik-praktik irigasi yang inovatif dalam memenejemen air irigasi.
Subjek Penelitian
Subjek penelitian ini adalah kepada para petani sebagai pengguna air dalam irigasi.
Metode Penelitian
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode informasi dan penyuluhan. Penyuluhan dan informasi ini diberikan kepada para petani sebagai pengguna air irigasi agar inovasi - inovasi dapat diterapkan dalam kegiatannya.
Definisi Operasional Variabel Dependen
Variabel dependen dalam penelitian ini adalah peningkatan efisiensi air irigasi.
Faures dan Svendsen, 2007 (Faurès dan Svendsen, 2007) mengatakan berbagai praktik inovatif dapat memperoleh keuntungan ekonomi sambil juga mengurangi pencemaran lingkungan seperti abstraksi air, penggunaan energi, polutan, dll.
Well (2003) dan Irmak et al. (2011) melaporkan efisiensi aplikasi yang dapat dicapai untuk berbagai metode irigasi, dengan asumsi irigasi diterapkan untuk memenuhi kebutuhan air tanaman.
Caswell dan Zilberman (Caswell dan Zilberman, 1985) mengatakan kenaikan harga air telah mendorong petani untuk mengadopsi teknologi dan praktik yang tepat untuk menghemat air.
Cara & Alat Mengukur Variabel Dependen
Cara dan alat yang digunakan untuk mengukur variabel dependen yaitu:
Cara yang digunakan untuk mengukur variabel dependen yaitu melakukan penyuluhan terhadap para petani bagaimana tatacara atau sistematika praktik-praktik yang inovatif dalam melakukan pemanfaatan air untuk irigasi.
Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah sistem informassi dan penyuluhan terhadap para petani.
Definisi Operasional Variabel Independen
Variabel independen dalam penelitian ini adalah teknologi.
Pendekatan berpusat pada para petani yang telah dianggap mampu menggunakan teknologi – teknologi yang inovatif. Petani dapat lebih baik menggunakan sistem teknologi yang sudah terpasang, mengadopsi teknologi ekstra, meningkatkan keterampilan mereka dalam pengelolaan tanah dan air, menyesuaikan pola tanam untuk menurunkan permintaan dan penggunaan air, mengurangi input agrokimia, dll
Langkah-langkah Terapi
Pertama – tama meneliti perspektif analitis tentang efisiensi irigasi - terutama sarana, insentif dan pembatasan - sebagai dasar untuk menganalisis dua kasus dan menarik kesimpulan umum melalui kajian teoretis berdasarkan pada penelitian dan analisis terdahulu dari buku-buku laporan para ahli. Selain kajian teoretis penulis juga meneliti dengan proses wawancara kepada COPA – COGECA.
Hasil Penelitian
Hasil penelitian ini memberikan dukungan untuk gagasan bahwa praktik –praktik irigasi yang inovatif dapat meningkatkan efisiensi air, mendapatkan keuntungan ekonomi bagi para petani sementara juga mengurangi beban lingkungan di imbangi dengan pemahaman petani sebagai subjek utama dalam kasus ini agar teknologi inovatif tidak hanya diciptakan namun dipertahankan agar dapat berfungsi dengan baik dan berkelanjutan.
Kekuatan Penelitian
Kekuatan penelitian ini adalah alat yang digunakan dalam penelitian berupa penyuluhan cukup mudah digunakan oleh subjek penelitian sehingga dalam penginformasian datanya tidak dibutuhkan waktu yang lama seperti pada metode kualitatif.
Kelemahan Penelitian
Kelemahan penelitian ini adalah layanan perluasan nominal yang tidak memiliki sumber daya, keahlian, dan kemampuan operasional yang diperlukan dalam pengelolaan air pertanian; layanan ini tidak memiliki audit eksternal.
Sistem pertukaran pengetahuan tidak ada di daerah-daerah tersebut, sehingga petani mungkin kehilangan manfaat potensial penuh dari investasi teknologi yang telah diadopsi.  Dalam keadaan saat ini, praktik irigasi akan mempertahankan tingkat efisiensi yang tidak diketahui; bersama dengan WUO mereka, petani akan memiliki kapasitas yang lemah untuk melakukan upaya ekstra untuk praktik yang lebih efisien air, serta insentif yang lemah untuk membayar investasi lebih lanjut.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar