REVIEW JURNAL
Review Jurnal Improvingwater - efficientirrigation : Prospects and
difficulties of innovativepractices
Meningkatkan Irigasi yang Efisiensi akan Air :Prospek dan Kesulitan Praktik
Inovativ
|
Judul
|
Improvingwater - efficientirrigation
: Prospects and difficulties of innovativepractices
|
|
|
Jurnal
|
Agricultural Water
Management
|
|
|
Nomor Jurnal
|
|
|
|
Tahun
|
2014
|
|
|
Penulis
|
||
|
Reviewer
|
Aditya Hamzah
Yuni Yulianti
Jenal Aripin
Rima Nur Rohmah
Rian Herdiana
Hilmi Muhammad
Fadillah
Fikri Matin
Al-Basith
|
(147011110)
(167011020)
(167011022)
(167011033)
(167011078)
(167011095)
(167011099)
|
|
Tanggal
|
20 November 2018
|
|
|
Tujuan Penelitian
|
Tujuan utama dari
penelitian ini adalah untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik bagaimana praktik-praktik
irigasi yang inovatif dalam memenejemen air irigasi.
|
|
Subjek Penelitian
|
Subjek penelitian
ini adalah kepada para petani sebagai pengguna air dalam irigasi.
|
|
Metode Penelitian
|
Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah metode informasi dan penyuluhan. Penyuluhan
dan informasi ini diberikan kepada para petani sebagai pengguna air irigasi
agar inovasi - inovasi dapat diterapkan dalam kegiatannya.
|
|
Definisi Operasional Variabel Dependen
|
Variabel dependen
dalam penelitian ini adalah peningkatan efisiensi air irigasi.
Faures dan Svendsen, 2007 (Faurès dan Svendsen, 2007) mengatakan berbagai praktik inovatif dapat
memperoleh keuntungan ekonomi sambil juga mengurangi pencemaran lingkungan
seperti abstraksi air, penggunaan energi, polutan, dll.
Well (2003) dan Irmak et al. (2011)
melaporkan efisiensi aplikasi yang dapat dicapai untuk berbagai metode
irigasi, dengan asumsi irigasi diterapkan untuk memenuhi kebutuhan air
tanaman.
Caswell dan Zilberman (Caswell dan
Zilberman, 1985) mengatakan kenaikan harga air telah mendorong petani untuk
mengadopsi teknologi dan praktik yang tepat untuk menghemat air.
|
|
Cara & Alat Mengukur Variabel Dependen
|
Cara dan alat yang
digunakan untuk mengukur variabel dependen yaitu:
Cara yang digunakan
untuk mengukur variabel dependen yaitu melakukan penyuluhan terhadap para
petani bagaimana tatacara atau sistematika praktik-praktik yang inovatif
dalam melakukan pemanfaatan air untuk irigasi.
Alat yang digunakan
dalam penelitian ini adalah sistem informassi dan penyuluhan terhadap para petani.
|
|
Definisi Operasional Variabel Independen
|
Variabel independen
dalam penelitian ini adalah teknologi.
Pendekatan berpusat pada para petani yang telah
dianggap mampu menggunakan teknologi – teknologi yang inovatif. Petani dapat lebih baik menggunakan sistem
teknologi yang sudah terpasang, mengadopsi teknologi ekstra, meningkatkan
keterampilan mereka dalam pengelolaan tanah dan air, menyesuaikan pola tanam
untuk menurunkan permintaan dan penggunaan air, mengurangi input agrokimia,
dll
|
|
Langkah-langkah Terapi
|
Pertama – tama meneliti
perspektif analitis tentang efisiensi irigasi - terutama sarana, insentif dan
pembatasan - sebagai dasar untuk menganalisis dua kasus dan menarik
kesimpulan umum melalui kajian teoretis berdasarkan pada penelitian dan analisis terdahulu dari buku-buku laporan para ahli. Selain kajian teoretis penulis juga meneliti dengan proses wawancara kepada COPA – COGECA.
|
|
Hasil Penelitian
|
Hasil penelitian
ini memberikan dukungan untuk gagasan bahwa praktik –praktik irigasi yang inovatif
dapat meningkatkan efisiensi air, mendapatkan keuntungan ekonomi bagi para
petani sementara juga mengurangi beban lingkungan di imbangi dengan pemahaman petani sebagai subjek utama dalam kasus ini agar teknologi inovatif tidak hanya diciptakan namun dipertahankan agar
dapat berfungsi dengan baik dan berkelanjutan.
|
|
Kekuatan Penelitian
|
Kekuatan penelitian
ini adalah alat yang digunakan dalam penelitian berupa penyuluhan cukup mudah
digunakan oleh subjek penelitian sehingga dalam penginformasian datanya tidak
dibutuhkan waktu yang lama seperti pada metode kualitatif.
|
|
Kelemahan Penelitian
|
Kelemahan
penelitian ini adalah layanan perluasan nominal yang tidak memiliki sumber daya, keahlian,
dan kemampuan operasional yang diperlukan dalam pengelolaan air pertanian;
layanan ini tidak memiliki audit eksternal.
Sistem pertukaran pengetahuan tidak ada di
daerah-daerah tersebut, sehingga petani mungkin kehilangan manfaat potensial
penuh dari investasi teknologi yang telah diadopsi. Dalam keadaan saat ini, praktik irigasi akan mempertahankan tingkat
efisiensi yang tidak diketahui; bersama dengan WUO mereka, petani akan
memiliki kapasitas yang lemah untuk melakukan upaya ekstra untuk praktik yang
lebih efisien air, serta insentif yang lemah untuk membayar investasi lebih
lanjut.
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar